Sabtu, 25 Maret 2017

Kebudayaan di Masyarakat


Assalamu'alaikum Wr. Wb

Kali ini saya akan memposting tugas dari salah satu matkul yaitu IBD (ilmu Budaya Dasar), tugas dari matkul tersebut yaitu melakukan observasi tentang budaya yang paling dominan di lingkungan sekitar tempat tinggal. Sebelumnya saya akan menjelaskan apa itu budaya.

(source : http://www.perpuskampus.com/2016/12/hakikat-pengertian-wujud-dan-unsur.html)

Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang, dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya, dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.

Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar, dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.

Beberapa alasan mengapa orang mengalami kesulitan ketika berkomunikasi dengan orang dari budaya lain terlihat dalam definisi budaya: Budaya adalah suatu perangkat rumit nilai-nilai yang dipolarisasikan oleh suatu citra yang mengandung pandangan atas keistimewaannya sendiri."Citra yang memaksa" itu mengambil bentuk-bentuk berbeda dalam berbagai budaya seperti "individualisme kasar" di Amerika, "keselarasan individu dengan alam" di Jepang dan "kepatuhan kolektif" di Cina.

Citra budaya yang bersifat memaksa tersebut membekali anggota-anggotanya dengan pedoman mengenai perilaku yang layak dan menetapkan dunia makna dan nilai logis yang dapat dipinjam anggota-anggotanya yang paling bersahaja untuk memperoleh rasa bermartabat dan pertalian dengan hidup mereka.

Dengan demikian, budayalah yang menyediakan suatu kerangka yang koheren untuk mengorganisasikan aktivitas seseorang dan memungkinkannya meramalkan perilaku orang lain.
(Source : https://id.wikipedia.org/wiki/Budaya)

berikut hasil observasi yang telah saya lakukan. Saya melakukan observasi di sekitar daerah rawalumbu, bekasi. Saya mewawancarai salah satu warga yang tinggal di daerah rawalumbu, bekasi. Nama warga itu adalah bapak Indra Surada (30).

Bapak Indra Surada (30)

 Hal pertama yang saya tanyakan kepada bapak indra adalah budaya apa yang paling dominan di daerah tempat tinggalnya, menurut bapak indra budaya yang paling dominan di daerah tempat tinggalnnya adalah budaya betawi, salah satu contoh masih dominannya budaya betawi di sekitar tempat tinggalnnya adalah dari segi makanan, di sini masih banyak makanan khas betawi di sekitar tempat tinggalnnya contohnya nasi uduk. Lanjutnya Kota Bekasi sudah seperti Indonesia mini karena di dalamnya terdapat berbagai macam kebudayaan, seperti budaya betawi, budyaa batak, budaya jawa, budaya sunda dan lain-lain. Terbukanya  masyarakat bekasi dalam menerima berbagai perbedaan memudahkan budaya-budaya lain masuk ke bekasi.
Kemudian saya menanyakan pertanyaan lagi, apakah bapak indra ini merupakan asli bekasi atau tidak, ternyata bapak indra ini bukan asli bekasi, melainkan dari jawa tengah yaitu pemalang, lalu saya menyinggung apakah bapak indra ini masih menerapkan budaya jawa di keluarganya atau sudah berhenti ketika menikah, ternyata bapak indra ini masih menerapkannya dalam keluarganya walaupun istrinya berasal dari budaya lain, salah satu contohnya seperti ketika memanggil anaknya dengan sebutan “mas” yang mana panggilan tersebut sering sekali digunakan oleh orang jawa. Kemudian saya mengajukan pertanyaan lagi kepada bapak indra, apakah bapak indra ini pernah menerapkan budaya jawa di lingkungan sekitarnya, ternyata beliau pernah menerapkannya namun mengalami kesulitan dalam menerapkannya karena di sekitar tempat tinggalnnya terdapat banyak sekali berbagai budaya sehingga beliau kesulitan dalam menerapkannya.

Ya itulah hasil observasi yang telah saya lakukan kepada salah satu warga yang tinggal di daerah Rawalumbu, semoga hasil wawancara yang telah saya lakukan ini bisa menambah wawasan akan kebudayaan yang ada di rawalumbu bekasi.

Share:

Minggu, 30 Oktober 2016

Raspberry PI


Raspberry PI






Image result for raspberry pi


Kali ini saya akan mengulas apa itu raspberry, sebelum mengulas apa itu raspberry saya akan cerita pengalaman pribadi saya pada saat baru mengenal raspberry. Pertama kali mengenal raspberry yaitu ketika saya PKL di salah satu universitas swasta yang ada di bandung, awalnya saya tidak tahu apa itu raspberry, karena tidak ada pelajaran di sekolah yang membahas apa itu raspberry, pada suatu ketika pembimbing PKL saya datang kepada saya dan teman-teman sambil membawa alat yang kecil, kemudian pembimbing menjelaskannya kepada saya dan teman-teman saya kalau alat itu adalah raspberry, dan kemudian pak pembimbing mengajari saya dan teman-teman saya cara installasi sampai cara penggunaan dari raspberry itu. Oke sekian cerita singkat dari saya, selanjutnya saya akan menjelaskan apa itu raspberry dan seperti apa penampakannya.


 
Raspberry Pi  atau yang sering disingkat  Raspi, adalah komputer papan tunggal (single-board circuit; SBC) yang hanya seukuran kartu kredit yang dapat digunakan untuk menjalankan program perkantoran, permainan komputer, dan sebagai pemutar media hingga video beresolusi tinggi. Raspberry Pi dikembangkan oleh yayasan nirlaba, Rasberry Pi Foundation, yang digawangi sejumlah pengembang dan ahli komputer dari Universitas Cambridge, Inggris.
Ide dibalik penciptaan Raspberry Pi sendiri diawali dari keinginan untuk mencetak pemrogram generasi baru. Seperti disebutkan dalam situs resmi Raspberry Pi Foundation, pada waktu itu Eben Upton, Rob Mullins, Jack Lang, dan Alan Mycroft, dari Laboratorium Komputer Universitas Cambridge memiliki kekhawatiran melihat kian turunnya keahlian dan jumlah siswa yang hendak belajar ilmu komputer. Mereka lantas mendirikan yayasan Raspberry Pi bersama dengan Pete Lomas dan David Braben pada 2009. Tiga tahun kemudian, Raspberry Pi Model B memasuki produksi massal. Dalam peluncuran pertamanya pada akhir Febuari 2012 dalam beberapa jam saja sudah terjual 100.000 unit. Pada bulan Februari 2016, Raspberry Pi Foundation mengumumkan bahwa mereka telah menjual 8 juta perangkat Raspi, sehingga menjadikannya sebagai perangkat paling laris di Inggris.

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/3/38/Raspy2.jpg
Tampilan dari Board Raspberry Pi, sangat kecil bukan

Raspberry Pi sendiri memiliki dua model, yaitu: model A dan model B. Secara umum Raspberry Pi Model B memiliki kapasitas penyimpanan RAM sebesar 512 MB. Perbedaan model A dan B terletak pada modul penyimpanan yang digunakan. Model A menggunakan penyimpanan sebesar 256 MB dan penyimpanan model B sebesar 512 MB. Selain itu, model B sudah dilengkapi dengan porta Ethernet (untuk LAN) yang tidak terdapat di model A. Desain Raspberry Pi didasarkan pada SoC (system-on-a-chip) Broadcom BCM2835, yang telah menanamkan prosesor ARM1176JZF-S dengan 700 MHz, GPU VideoCore IV, dan RAM sebesar 256 MB (model B). Penyimpanan data tidak didesain untuk menggunakan cakram keras atau solid-state drive, melainkan mengandalkan kartu penyimpanan tipe SD untuk menjalankan sistem dan sebagai media penyimpanan jangka panjang.

berikut beberapa penampakan dari Raspberry PI





Image result for raspberry model A
Raspberry Model A


Image result for raspberry pi model b
Raspberry Model B


Image result for raspberry pi
hanya seukuran kartu kredit












Image result for raspberry pi
Raspberry yang sudah menggunakan casing












Image result for raspberry pi
Raspberry sebagai hiburan



















sekian ulasan saya tentang Raspberry, semoga bermanfaat..


Daftar Pustaka :
https://id.wikipedia.org/wiki/Raspberry_Pi
https://cdn.sparkfun.com//assets/parts/7/4/9/7/11546-04.jpg
https://zorruno.com/wp-content/uploads/2015/06/apcnews2012raspberry-pi-logo_mainImage8.jpg8_.jpg
https://cdn.instructables.com/FXN/P9DX/H8RVBCHF/FXNP9DXH8RVBCHF.RECT2100.jpg
https://i0.wp.com/makezine.com/wp-content/uploads/2015/12/donkey_kong.jpg
Share:

Polemik Kursi Penumpang di Stasiun Commuter Line

Polemik Kursi Penumpang di Stasiun Commuter Line



https://images.detik.com/community/media/visual/2016/08/03/a2e8d0d7-22e7-467e-8b72-d0b20461da5c.jpg?w=780&q=90
Jakarta - Stasiun-stasiun Commuter line perlahan berganti kursi. Tempat duduk yang berupa besi panjang berbentuk balok, kini diubah menjadi tempat sandar.

Ciri khas kursi sandar ini dengan warna merah di sisi kanan dan kiri. Kursi sandar ini sudah mulai menggantikan kursi-kursi besi di jalur KRL Jakarta-Bogor. Kursi sandar ini tingginya sekitar 50 Cm. Memang agak sulit bila anak kecil untuk ikut bersandar.

Jadi penumpang di stasiun, bila menunggu commuter line bisa memanfaatkan dengan bersandar di kursi itu. Mau tak mau, pilihan bersandar ini memang diambil karena kursi duduk sudah diganti.

Seperti salah satunya di Stasiun Pasar Minggu, Jaksel, kursi sandar sudah dipasang menggantikan kursi duduk dari besi panjang. Penumpang akhirnya memang bersandar di kursi sandar, walau ada juga yang memilih tetap berdiri sambil menunggu commuter line datang.
https://images.detik.com/community/media/visual/2016/08/03/5a4dc182-446d-4d6c-a813-a0bc011946de.jpg?w=366

Bila di Pasar Minggu kursi sandar sudah 'menguasai', kondisi berbeda terjadi di Stasiun Bojonggede, Bogor. Di stasiun ini kursi masih tampak seperti kursi. Belum diketahui apakah Stasiun Bojonggede akan juga berganti dengan kursi sandar atau tetap seperti itu dengan bentuk kursi duduk. Tapi beberapa penumpang terlihat menikmati duduk santai sambil menunggu kereta di kursi itu.

Komentar : menurut saya kursi sandar seperti ini cukup menyulitkan bagi penumpang anak-anak, tapi ya mau bagaimana lagi ini semua dilakukan karena demi kenyamanan para penumpang lainnya, karena kursi duduk terlalu menyita banyak tempat, sehingga bisa menyulitkan bagi calon penumpang lainnya yang sedang mengantri jika keadaan stasiun sedang ramai-ramainya, walaupun masih ada yang mengkritik keputusan pihak stasiun karena sudah terlanjur nyaman dengan kursi duduk, namun keputusan yang diambil oleh pihak stasiun cukup bagus, karena telah mempertimbangkannya dengan sangat baik.
 
Saran : manfaatkan fasilitas yang ada dan jangan hanya mengkritik, karena pihak stasiun sudah mempertimbangkan semuanya dengan sangat baik, karena bersandar pada kursi sandar lebih baik dari pada kita berdiri tanpa ada sandaran.


source : http://news.detik.com/berita/3267299/polemik-kursi-penumpang-di-stasiun-commuter-line-pilih-yang-duduk-atau-bersandar
Share:
Diberdayakan oleh Blogger.

Labels